Bosan, bukan bukan itu yang kumaksud, meskipun itu yang seringkali kurasakan
Sebuah moment yang mengingatkan aku pada perkataanmu
"Jika kita sedang bosan, bete, sedih, kesal, senang, lega, puas, bangga, khawatir, dan sgala macam jenis perasaan itu.. Bersyukurlah. Rasakan tiap detail kekuatan yang menerpamu, berdiamlah, rasakan, dan nikmatilah. Nikmati sampai pada titik kamu harus beranjak dan segera beralih ke perasaan lain yang sedang menantimu"
Ketidakstabilan perasaanku ini seringkali membuatku lelah
Begitu cepatnya perasaan ini berubah
Bahkan dalam hitungan detik sekali pun semua bisa berubah
Perkataanmu merupakan salah satu motivasiku dalam menjalani dan merasakan setiap rasa
Dan satu lagi..
"God breaks our spirit to save our soul"
Ketika aku sedang berbahagia, aku merindukan penderitaan itu
Penderitaan yang memampukan aku dalam menghadapi kejadian setelah proses panjang menjenuhkan
Rahmat, karunia ada melalui hal-hal yang tersembunyi
Dan jadilah padaku suatu kerinduan untuk mempersembahkan setiap perasaan tidak menyenangkan ini
Meskipun yah lagi-lagi ketika Tuhan sungguh-sungguh memberikan cobaan bagiku, aku mulai tidak mengerti jalan-Nya dan seringkali mengeluh
Namun Tuhan itulah aku, Engkau mengerti segala kelemahan, keterbatasanku
Dan Engkau tetap mencintaiku, melebihi siapa pun.
Cinta-Mu menguatkan aku, yang kubutuhkan hanyalah kekuatan dari-Mu, cinta-Mu..
Kekuatan untuk menatap detik setelah detik ini
Tidak terlalu jauh, hanya sepenggal-penggal dari perjalanan hidupku
Bersabarlah Tuhan, aku sedang mempersiapkan sebuah persembahan bagi-Mu..