Rabu, 09 Oktober 2013

sebuah rangkaian

Semua kisah itu seolah tertutup oleh sebuah cinta yang berbeda
Kisah lama yang akan tetap selalu ada
Akankah benar jika kusebut "Kisah Lama"?
Akankah benar bahwa kisah pertama akan tertutup oleh kisah kedua, dan demikianlah seterusnya?
Jika iya, untuk apakah rentetan kisah itu muncul?

Bukankah itu hanya memperpanjang kisah akhir?
Oh kisah akhir, demikianlah aku menyebutnya
Sebutan yang secara tidak langsung memang harus ada rentetan kisah sebelumnya..

Cinta untuk selamanya
Bagaimana aku harus mempersembahkan cinta yang utuh dan abadi di setiap kisahnya?
Bukankah itu menjadi sesuatu yang tidak adil bagi kisah sekarang jika cinta tetap ada untuk kisah sebelumnya?
Atau bagaimana aku harus membawa "cinta lamaku?"

Dilema, cinta membuat hidup kita semakin nyata
Cinta membuat warna hidup kita semakin beragam
Cinta yang sesekali membisikan kelembutan di hati kita
Cinta yang membuat hidup tidak hanya sekedar bernafas..

Mengapa harus ada beberapa cinta?
Mengapa harus ada pembagian di sana?
Alangkah bahagianya jika cinta terfokus pada satu titik, satu kisah
Mengapa rasa yang ditimbulkan dari kisah lama tidak kunjung hilang?
Dengan cara demikianlah aku harus bertumbuh?
Atau bagaimana? Ataukah semua tergantung pada keputusanku untuk mengubur "kisah lamaku" dan mulai mempersembahkan seluruh cintaku pada "kisah saat ini ku"?

Kekasihku, bagaimana?

Desiran angin mengingatkanku pada keharuman kisah kita
Pada kelembutan belaianmu
Pada kasihmu yang selalu membuatku merasa betapa miskinnya diriku apabila Tuhan tidak mengijinkan kita bertemu dan merajut kasih ini
Pada tatapan matamu yang membuatku harus mengerti "muara cinta kita"
Pada ketegasanmu atas diriku.. atas dirimu.. atas cinta kita..

Tidak!
Tidaklah boleh demikian adanya
Haruskah aku menutup segalanya?
Cintaku tak lagi hanya untukmu
Cintaku telah bertumbuh untuknya..
Untuknya yang mampu menarikku keluar dari zona kenyamanan cinta kita
Untuknya yang mencintaiku
Untuknya yang kukasihi

Demikianlah Tuhan membimbing setiap jalanku
Dan mempertemukan jiwa ini dengan dua jiwa yang berpengaruh besar pada kedewasaan diriku
Jiwa yang kucintai
Cinta yang akan terus ada sampai pada saat Kesempurnaan nanti
Kesempurnaan Cinta hanyalah ada ketika kita sudah berada di Surga
Untuk cinta inilah aku berjuang

Oh Tuhan, betapa aku bersyukur
Betapa aku mencintai-Mu melebihi segala sesuatu
Engkaulah yang membawa mereka masuk dalam hidupku
Tidak akan kutolak, tidak akan kulepaskan
Kecuali Engkau mengharapkan demikian..

Tambahkanlah Cintaku pada-Mu Ya Tuhan, dan padanya...


Selasa, 01 Oktober 2013

Kasih, Cinta, Kita

Cinta..
Begitulah kita menyebutnya
Entah dengan ribuan definisi dan ribuan realisasi,
Namun tetaplah disebut Cinta..

Tidak berhenti sampai pada penulisan ini
Aku akan mencoba menuliskan Cintaku dan Cintanya

Cintaku,
Kumpulan energi yang meliputiku
Kumpulan kekuatan yang menumbuhkanku
Kumpulan kisah yang membentukku
Demikianlah Cinta mencapai posisi tertinggi dalam hidupku
Karena aku ada akibat Cinta

Pemaknaan akan Cinta membutuhkan Cinta
Beginilah Cinta akan terus saling terkait untuk membentuk suatu Cinta
Cintalah yang menuntun Cinta
Cintalah yang menumbuhkan Cinta
Tanpa Cinta, kita tidak pernah ada

Beralih ke Cintamu
Bagaimana kamu hidup dengan Cinta?
Bagaimana Cinta ada dalam dirimu?
Bagaimana kamu mampu Mencintaiku?
Bagaimana Cintamu tetap bertumbuh di tengah ketidakpastian Cinta?


Semua tentang Cinta, karena Cinta, akibat Cinta, dan selalu menjadi Cinta
Demikianlah kisah kita berakhir..
Berakhir pada muara Cinta Kita
Kisah Kita, Kisah Kasih-Nya

Biarlah Cinta Kita menjadi saksi Cinta Kasih Allah

Cintamu, Cintaku..